Loading...
ID
EN
Beasiswa hingga 100% Terakreditasi Kemenkes RI E-Sertifikat Kemenkes + SKP

Workshop Pendamping Kesehatan-Pasien

(Patient Advocate)

Jadi pendamping pasien yang kompeten, aman, dan etis. Belajar menjembatani kebutuhan medis, psikologis, dan perawatan dasar pasien bersama fasilitator profesional.

Diselenggarakan oleh Ruang Nakes Training Center bekerja sama dengan Inspirasien

Pendamping pasien merangkul pasien lansia di kursi roda
30 JPLTeori & praktik
3 + 2 HariOnline & offline (blended)
Maks. 25Peserta per kelas
YogyakartaLokasi praktik offline
Kenapa Patient Advocate?

Pasien butuh pendamping yang paham, bukan sekadar menemani

Kebutuhan pendampingan kesehatan yang holistik terus meningkat. Program ini membekali peserta dengan standar kompetensi yang jelas, lengkap dengan payung etik dan batasan peran.

Clinical Advocacy

Pantau tanda-tanda vital, kenali tanda bahaya, dan bantu keluarga memahami informasi dari dokter.

Care Coordination

Jadi penghubung pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan. Catat perkembangan dengan rapi.

Personal Care

Bantu kebersihan diri, nutrisi, mobilisasi aman, manajemen obat, hingga P3K.

Psychological Support

Berikan dukungan emosional dan Psychological First Aid untuk mengurangi kecemasan pasien.

2 Kategori Kelas

Pilih kelas sesuai latar belakangmu

Kurikulum disesuaikan dengan kompetensi dan batas kewenangan masing-masing peserta.

Kelas Profesional

Untuk Tenaga Kesehatan

Sasaran: Nakes (semua profesi), guru produktif kesehatan, dan dosen kesehatan.

  • Kompetensi lanjutan dan lebih klinis
  • Observasi terstruktur dan dokumentasi (Progress Note, SBAR)
  • Komunikasi lintas profesi dengan tim medis
  • Pendampingan berbasis keselamatan pasien
Kelas Non-Profesional

Untuk Umum & Pendamping

Sasaran: Caregiver, pendamping pasien, relawan dan kader kesehatan, tenaga penunjang, serta masyarakat umum.

  • Kompetensi dasar yang praktis
  • Fokus pada keselamatan dan dukungan emosional
  • Kebersihan diri dan mobilisasi ringan
  • Observasi sederhana dan rujukan cepat
Yang Akan Dipelajari

Materi praktis, langsung bisa diterapkan

Metode learning by doing: studi kasus, simulasi, role play, dan praktik langsung dengan alat.

Topik utama

Komunikasi Terapeutik & Empatik Pemantauan TTV & Observasi Bantuan Hidup Dasar & P3K Patient Safety Personal Hygiene & Nutrisi Mobilisasi & Transportasi Pasien Manajemen Obat Psychological First Aid Dokumentasi Pendampingan Etika & Aspek Legal
Lihat struktur kurikulum lengkap (18 materi, 30 JPL)
  1. Building Learning Commitment
  2. Konsep Patient Advocate
  3. Kode Etik & Aspek Legal
  4. Akses Layanan & Alur Rujukan
  5. Komunikasi Terapeutik & Empatik
  6. Dasar Penyakit & Gangguan Psikologis
  7. K3 Pendampingan & Patient Safety
  8. Pemantauan TTV & Observasi
  9. Bantuan Hidup Dasar & P3K
  10. Personal Hygiene, Nutrisi, Cairan & Eliminasi
  11. Mobilisasi & Transportasi Pasien
  12. Psychological First Aid & Stress Management
  13. Manajemen Obat
  14. Dokumentasi & Pencatatan
  15. Terminasi & Evaluasi Pendampingan
  16. Financial Care & Administrasi Pembiayaan
  17. Service Excellent
  18. Rencana Tindak Lanjut

Paham peran, paham batasan

Patient Advocate membantu memantau kondisi pasien, mendampingi pengobatan sesuai instruksi dokter, mencatat perkembangan, dan menyampaikan edukasi sederhana kepada keluarga.

Namun tidak menggantikan dokter atau tenaga kesehatan penanggung jawab. Pendamping hanya membantu memperjelas informasi yang sudah disampaikan dokter, bukan membuat diagnosis atau mengubah keputusan medis.

Diajar oleh 19 fasilitator dari kalangan perawat, psikolog, dokter spesialis kedokteran jiwa, dan apoteker.

Fasilitas Peserta

Yang kamu dapatkan

E-Sertifikat Kemenkes + SKP Nakes
E-Modul pelatihan
Rompi Patient Advocate & ID Card
Akses alat & bahan praktik
Mentoring pendampingan pasien
Skrining kesehatan mental
Training kit (tas, notes, pen, pin)
Makan siang & coffee break
Biaya & Beasiswa

Kesempatan beasiswa hingga 100%

Biaya Workshop (Profesional & Non-Profesional)

Rp4.000.000 Rp0

dengan Beasiswa 100%

Peserta penerima beasiswa cukup membayar biaya Skrining Kesehatan Mental Rp250.000. Beasiswa diberikan kepada peserta atau instansi yang ditunjuk penyelenggara. Kuota terbatas.

Syarat peserta

  • Pria/wanita, sehat jasmani dan rohani
  • Mampu membaca dan menulis
  • Bersedia ikut dari awal hingga akhir (kehadiran min. 95%)
  • Punya akun SATUSEHAT SDMK (Nakes) atau LMS Plataran Sehat (Non-Nakes)
  • Rekomendasi instansi (jika ada)
Alur Program

Dari daftar sampai bersertifikat

Isi formulir

Daftar lewat formulir online dan pilih kelasmu.

Konfirmasi

Tim penyelenggara memverifikasi data dan menghubungimu.

Kelas online

3 hari belajar teori via LMS Plataran Sehat.

Praktik offline

2 hari praktik di Yogyakarta bersama fasilitator.

Sertifikat

Lulus evaluasi, terima E-Sertifikat Kemenkes.

Siap jadi Patient Advocate?

Kuota per angkatan terbatas. Daftar sekarang dan amankan kesempatan beasiswamu.

Informasi pendaftaran: 0811-1311-805 (Ruang Nakes Training Center)
Program Lainnya: Pelatihan Bisnis Inklusif

Strategi Pelatihan Bisnis Inklusif:

Pelatihan untuk Mendukung dan Meningkatkan Produktivitas Pekerja dengan Penyakit Kronis

Studi terkini

Data 191 partisipan pekerja dengan penyakit kronis menunjukkan bahwa terdapat 78% pasien yang sedang bekerja, 13,6% pernah bekerja, dan 8,4% tidak bekerja dikarenakan tatalaksana penanganan penyakit yang dialami.

Pasien pekerja: dari 332 pekerja, terdapat 47,9% (persentase terbesar) pekerja dengan penyakit kronis yang berusia 26-35 tahun. Berdasarkan jenis kelamin,diketahui mayoritas perempuan.

Pemilik Usaha: dari 69 pemilik usaha,yang merupakan perusahaan swasta (50,7%), Pemerintahan (29,0%), dan BUMN(20,3%). Berdasarkan ketiga perusahaan tersebut, terdapat 68,1% karyawan dengan penyakit kronis.

Paket Pelatihan

Pelatihan tersedia dalam berbagai paket:
Sekilas Tentang

Inspirasien

  • Inspirasien merupakan platform pendampingan pasien penyakit kronis yang menyediakan pelatihan untuk pemilik usaha dan pasien pekerja untuk dapat melakukan optimalisasi kinerja dan meningkatkan keuntungan perusahaan.
  • Inspirasien merupakan lembaga penyelenggara training yang telah memiliki sertifikat standar Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dengan nomor PTH-0178-012024.

Pelatihan ini cocok untuk:

  1. Pemilik Usaha atau Pemberi Kerja, dengan kriteria sebagai berikut:
    • Instansi pemerintah atau swasta
    • Divisi sumber daya manusia (SDM), managerial level, hingga C-level)
  2. Pekerja dengan penyakit kronis, dengan kriteria sebagai berikut
    • Pekerja dengan penyakit kronis yang termasuk ke dalam kategori usia produktif (15-64 tahun).
    • Terdaftar aktif bekerja di instansi pemerintah/swasta.
    • Memiliki riwayat penyakit kronis

Peserta akan mendapatkan: